Auto

Tips Berkendara Aman di Jalan Tol

Pada umumnya jalan tol merupakan solusi untuk mengatasi kemacetan di kota besar atau mengurangi kepadatan jalan dalam kota. Jalur pada jalan tol dibuat lebih lebar sehingga membuat berkendara lebih nyaman. Namun, berkendara di jalan tol belum tentu lebih aman daripada jalan dalam kota atau jalan desa, karena semua mobil melaju dalam kecepatan tinggi. Oleh karena itu, semua pengendara harus lebih berhati-hati ketika berkendara melalui jalan tol.

tips berkendara di jalan tol

“ Ngebut ” terlihat sangat mudah, secara teknis dasarnya, tinggal pijak gas sedalam-dalamnya maka kendaraan anda akan melaju dengan cepat. Sebenarnya bukan hanya itu yang harus dilakukan. Karena di balik pijakan pedal gas bukan hanya mempercepat laju kendaraan, tetapi juga akan menyemburkan adrenalin kepada pengemudi yang harus dikendalikan. Perhitungan pun sebaiknya jangan pernah terlupakan.

Berikut merupakan beberapa tips berkendara di jalan tol :

JAGA JARAK .

Menjaga jarak adalah dasar yang paling penting, terutama saat mendadak ada kendaraan mengerem di depan, kita bisa melakukan mengerem pada jarak minimal. Misalnya pada kecepatan 100 km/jam kita harus mengambil jarak minimal 50 m dengan mobil di depan kita. Jangan menggunakan bahu jalan . Ini adalah perilaku yang sangat buruk sekaligus berbahaya, fungsi dari bahu jalan adalah tempat berhenti untuk kendaraan yang sedang mengalami gangguan. Banyak kecelakaan terjadi karena beberapa pengemudi ceroboh menggunakan bahu jalan lalu menabrak mobil yang sedang berhenti. Jadi mulai sekarang hentikan perilaku yang tidak terpuji dan membahayakan ini.

JANGAN BERJALAN LAMBAT DI LAJUR PALING KANAN.

Kendaraan dengan laju lebih lambat menggunakan lajur yang sebenarnya disediakan untuk mendahului atau untuk kendaraan dengan kecepatan lebih tinggi ini rasanya sudah tidak asing lagi kita jumpai di jalan tol. Kendaraan dengan laju lambat di jalur kanan akan menghambat kendaraan lain yang berjalan lebih cepat dan biasanya menimbulkan kepadatan bahkan kemacetan di belakangnya. Belum lagi ini akan memicu perilaku agresif pengendara lainnya, sampai-sampai harus mendahului dari lajur tengah atau lajur kiri. Jadi apabila kita merasa berjalan tidak cukup cepat, hindarilah menggunakan lajur paling kanan.

JANGAN BERJALAN DI BAWAH KECEPATAN MINIMAL.

Banyak pengendara yang berpikir bahwa berkendara pelan sama dengan berkendara aman. Umumnya batas kecepatan minimal di jalan tol adalah 60 km/jam. Memacu kendaraan di bawah kecepatan minimal justru akan sangat berbahaya, karena kita tidak mengikuti ritme kecepatan kendaraan lainnya dan berisiko terkena tabrak dari belakang. Jadi berkendara pelan belum tentu aman, sebaiknya ikuti ritme kecepatan sesuai dengan kendaraan di sekitar kita, tentunya dalam batasan kecepatan yang aman dan tidak berlebihan.

PENGGUNAAN LAMPU DARURAT (LAMPU HAZARD) YANG TIDAK PADA TEMPATNYA.

Coba perhatikan saat kita melintasi terowongan yang panjang atau ketika hujan sangat deras sedang turun, pasti ada atau banyak kendaraan yang menyalakan lampu hazard . Sebenarnya saat melintasi terowongan panjang, kita cukup menyalakan lampu kecil atau lampu dekat bila terowongan tersebut agak gelap, juga saat hujan deras, cukup nyalakan lampu dekat kendaraan kita plus lampu kabut depan dan belakang apabila ada. Lampu hazard hanya digunakan saat kendaraan kita sedang bermasalah dan terpaksa berhenti, sehingga lampu ini akan memberikan isyarat kepada pengendara lainnya untuk berhati- hati. Apabila kita mengunakannya saat kendaraan sedang berjalan normal, ini akan membuat pengendara lainnya bingung untuk membaca arah kemana kita akan berjalan, kita tidak dapat mengirimkan pesan apakah akan ke kanan atau ke kiri. Sebaiknya segera hentikan kebiasaan penggunaan lampu hazard yang tidak tepat

SELALU PERHATIKAN KACA SPION.

Seorang pengemudi di jalan tol harus selalu memperhatikan kaca spion secara periodik. Hal ini dimaksudkan agar pengemudi dapat memperhatikan kendaraan lain yang ada dibelakang atau disampingnya. Apabila apabila kendaraan yang di belakang atau di sampingnya akan mendahului atau menyalip maka pengemudi dapat segera mengantisipasinya agar tidak gugup atau kaget yang dapat mengakibatkan kecelakaan yang fatal.

Sebagai pengendara yang baik, sudah sepatutnya kita berkendara aman di jalan tol demi keselamatan kita sendiri maupun pengendara lainnya. Ayo berkendara dengan aman