Di Indonesia Iklim Musik Jazz Tumbuh Subur

Posted on Posted in Entertainment, General

Tren musik jazz di Indonesia dari thn ke thn tetap mengalami perkembangan bukan cuma dari sudut jenisnya namun serta dari sudut peminatnya.

di indonesia iklim musik jazz tumbuh subur

 

Padahal, dahulu type musik Jazz ini pass susah di terima oleh penduduk Indonesia lantaran dianggap sbg musiknya kalangan orangtua & kelas atas. Tapi searah dgn berkembangan era, paradigma kuno itu sudah bergeser, & makin diminati nyaris seluruh kalangan segmen menengah atas & menengah bawah, juga dari umur sepuh & belia.

Sepanjang Agustus 2016, sedikitnya telah ada 6 perhelatan festival musik Jazz di Tanah Air, sebut saja Banyuwangi Beach Jazz Festival (BBJF), Ijen Summer Jazz, Jazz Gunung Bromo di Probolinggo, Ubud Village Jazz Festival di Bali, Jazz Traffic di Surabaya, Prambanan Heritage Jazz Festival, & dikabarkan dapat ada konser mirip di kawasan timur Indonesia merupakan Maumere Jazz Fiesta di Flores NTT, pula tetap tidak sedikit lagi. Menurut CEO Nada Surabaya (SS) FM, yg menginisiasi acara Jazz Traffic, Errol Jonathans, Jazz sekarang telah tumbuh subur di Indonesia bersama bermacam macam macam karakter musik & musisinya.

Errol menyampaikan, beliau saja sudah mengusahakan mengedukasi musik ini terhadap penduduk terutama di Surabaya mengingat dengan cara peristiwa Surabaya adalah cikal bakalnya Jazz di Indonesia. Menurut histori Pelabuhan Tanjung Perak dahulu jadi pangkalan musik jazz, di mana orang asing berlabuh & mengambil masuk musik tersebut.

Sekian Banyak musisi legenda pula dibesarkan di Surabaya seperti almarhum Maryono, klan Pattiselano sampai Bubi Chen. Errol ketika itu hasilnya menciptakan siaran On Air Jazz Traffic sejak 1983 yg bertujuan mengedukasi pendengar berkaitan musik Jazz sbg wujud apresiasi terhadap musisi Jazz. Kepada hasilnya Errol wujudkan acara tersebut ke dalam suatu konser.

Errol menyampaikan gagasan festival Jazz Traffic sama seperti festival Belanda, bahwa yg ditampilkan seperti bazar dgn tidak sedikit panggung yg menampilkan beraneka macam tipe musik Jazz seperti ethnic jazz, tradisional jazz, jazz rock sampai fussion jazz. Dgn demikian bisa memberikan peluang terhadap penonton buat menuntut ilmu musik Jazz.

Musisi itu di antaranya, Glenn Fredly, Fariz RM, GAC (Gamaliel Audrey Cantika), Maliq dan D’Essentials, Idang Rasjidi, The Groove, Virzha, Sierra Soetedjo, Dua Drum, Alsa Quartet, Andre Hehanussa, MLD Jazz Project, Lyla, Danilla, Yuka, Korek Jazz, Best Friends Project, Trisouls, F Jazz C, & Beat Project. diluar itu pun ada Ari Lasso, Dwiki Dharmawan Jazz Connection, Barry Likumahuwa, Andien, Tohpati, Sheryl Sheinafia, Dekat, Eva Celia, Monita Tahalea, The Overtunes, Indro Hardjodikoro, Fusion Stuff, HiVi, Eastern State Quartet, Tiwi Shakuhachi Dkk, Keroncong Liwet Java Kromatic, Vertical Band, ITS Jazz Band, Star Project Jazz, & Jazz Community.